Ilmu Perpustakaan Islam

Ilmu pengetahuan dan teknologi  telah mengalami kemajuan yang pesat pada permulaan abad 21 ini.  Hal ini harus direspon dan diantisipasi dengan teknologi informasi khususnya oleh umat Islam.Masjid, pesantren, madrasah, dan sekolah harus menjalankan perannya melalui pusat-pusat informasi yang salah satunya diwujudkan dalam bentuk perpusatakaan.Oleh karena itu, diharapkan terbentuk masyarakat informasi dikalangan umat Islam.

Di bidang strategi pembangunan bangsa Indonesia perlu peningkatan kualitas pendidikan.  Sebab ia merupakan peningkatan kualitas sumber daya manusia.  Salah satu bidang yang dikembangkan adalah perpustakaan.Bidang ini selama ini kurang mendapat perhatian yang serius, padahal perpustakaan merupakan gudang ilmu pengetahuan dan jendela dunia untuk memperluas cakrawala anak bangsa.

Perpustakaan sebagai salah satu sarana mencerdaskan anak bangsa memiliki posisi dan fungsi yang strategis.  Ia merupakan sumber informasi, dokumentasi, edukasi, dan pemberdayaan sumber daya manusia.  Peran perpustakaan semakin vital apabila dikaitkan dengan dinamika pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi dan pemakai jasa perpustakaan memerlukan pelayanan yang serba cepat, praktis, dan efisien.

Pada masa akan datang, bahkan pada masa sekarang,  peranan perpustakaan sebagai  pusat  dokumentasi, informasi, dan edukasi harus di maksimalkan.  Sebab masyarakat digiring ke ere glabalisasi yang ditopang oleh teknologi informasi..  Teknologi ini menjanjikan informasi secara cepat dan akurat.  Oleh karena itu, optimalisasi peranan perpustakaan sebagai pusat dokumentasi dan informasi  harus didukung oleh teknologi informasi yang memadai .

 Salah satu  yang menjadi komponen penting dalam optimalisasi peranan  perpustakaan adalah sumber daya manusia, karena ditangannya pengelolaan, pengembangan, dan pelayanan perpustakaan dapat dilaksanakan dan pasilitas perpustakaan dapat diberdayakan. Kenyataan menunjukkan bahwa  perpustakaan masjid, madrasah, pesantren, dan sekolah, serta sebagian perpustakaan Perguruan Tinggi Islam, khususnya di Sulawesi Tengah, umumnya di Indonesia Timur belum ditangani secara professional. Hal ini disebabkan antara lain tidak siapnya sumber daya manusia. Untuk mendapatkan sumber daya manusia yang baik, pendidikan kepustakawanan mutlak perlu dilaksanakan yang menyiapkan pustakawan-pustakawan Islam professional yang memiliki wawasan yang luas di bidangnya.

 Out put pendidikan kepustakawanan yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga yang ada memang telah memasok pasar kerja bidang perpustakaan, akan tetapi out put pendidikan kepustakawanan belum mencukupi.  Masjid, madrasah, pesantren, sekolah, dan Perguruan Tinggi kebanyakan belum memiliki pustakwanan yang cukup berkualifikasi professional.  Untuk memasok kebutuhan itu, pendidikan kepustakawanan dibutuhkan untuk menyahuti kenyataan yang ada.

 Sehubungan dengan hal tersebut, FakultasUshuluddin  Adab dan Dakwah Institut Agama Islam negeri (IAIN) Palu, sangat berkompeten membuka dan menyelenggarakan pendidikan kepustakawanan untuk menyiapkan tenaga yang terampil di bidang kepustakawanan yang tingkat intelektualnya dan profesionalismenya dapat diandalkan.  Hal ini dimaksudkan untuk merespon penyediaan pustakawan yang terampil dan ahli.

Atas dasar tersebut di atas Isntitut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, menurut hemat kami sangat layak untuk membuka Program Studi Ilmu Perpustakaan,  Pada saat sekarang ini masyarakat terutama di madrasah-madrasah sangat membutuhkan alumni pustakawan untuk dijadikan sebagai pengelola perpustakaan di sekolah madrasa tersebut, demikian juga pada perpustakaan masjid yang dijadikan sebagaisumbuer ilmu pengetahun belum berfungsi dengan baik, dan salah satu kewndalanya adalah karena belum adanya pengelola pustakawan yang handal di masjid tersebut.